Kapan perlu obat tetes Mata ?

December 1, 2008 at 8:33 pm 1 comment

Di cuplik dari www.solusisehat.net

Menghadapi gangguan mata, sering kali timbul pertanyaan, apakah obat tetes mata yang diperjualbelikan di pasaran bisa menjamin mata dari serangan penyakit atau masuknya bakteri?
Menurut dr. Saman, mata manusia sudah dilengkapi dengan sistem perlindungan yang baik, seperti bulu mata, alis mata, refleks kedip, serta air mata yang mempunyai susunan kimia tertentu yang tidak ada tandingannya. Karena itu, obat tetes diperlukan pada kondisi tertentu saja. Misalnya, pada penderita mata kering atau produksi air mata kurang karena faktor usia, penderita kelainan glaukoma (tekanan bola mata yang terlalu tinggi), terkena infeksi atau alergi.

Itu pun harus atas anjuran dokter mengingat ada obat tetes mata di pasar bebas yang mengandung zat penyempit atau pengerut pembuluh mata (vaso constriction). Obat ini dalam sekejap memang bisa menghilangkan merah mata akibat terkena debu atau kotoran. Namun, bila digunakan dalam waktu lama, bisa sebagai pencetus kelainan glaukoma terutama bagi mereka yang berbakat. Ada pula obat tetes mata yang mengandung katalin, yang konon diklaim bisa menghambat kelainan katarak pun, sebenarnya kurang berfungsi. Cara satu-satunya mengobati katarak adalah dengan operasi.

Untuk menguji apakah mata kekurangan air mata atau tidak, biasanya dokter melakukan tes schilmer atau menggunakan semacam kertas plui (penyerap air) selama 5 menit. Kalau air mata yang terserap hanya 1 – 5 mm saja, berarti air mata dalam kondisi kurang. Di sinilah obat tetes air mata buatan (liar tears) diperlukan. “Ibarat sup yang kurang asin, tentu harus ditambah garam, bukan cabe atau gula. Jadi, pemakaian tetes mata harus tepat guna,” tegas dr. Saman.

Mata yang alergis dengan tanda-tanda seperti gatal, merah dan ada kalanya keluar bintil-bintil kecil karena alergis terhadap debu atau serbuk tanaman, juga membutuhkan obat tetes mata yang bersifat disensitifisasi atau mencegah cetusan. Atau obat tetes antihistamin untuk menghilangkan gejala.

Sementara itu pemakaian boorwater (air suci hama pencuci mata) yang juga dapat dibeli di apotek atau toko obat tidak dianjurkan digunakan secara rutin untuk mencuci mata. “Bila mata kelilipan entah kemasukan pasir, bulu mata, atau debu, tidak perlu harus dicuci dengan boorwater. Dengan air bersih pun cukup,” kata dr. Saman.

Entry filed under: Kesehatan. Tags: .

Godaan Kode Segitiga Produk Plastik, WASPADA!!!

1 Comment Add your own

  • 1. lecbut  |  December 16, 2008 at 6:10 pm

    Seandainya…
    Seandainya aq baca blog ini.. Sbelum aq klilipan!!!!!
    Mungkin aq tidak buang2 waktu & uang untuk pergi ke dokter, yg hanya di beri Antibiotik, obat nyeri, obat deman.
    Begitu takutnya aq waktu itu.
    Skarang aq mengerti bahwa sgala sesuatu yg akan qt lakukan harus dpikir & dpertimbangkan, tdk mengikuti emosi saja.
    Tiada kata yg indah tuk ucap terima kasih
    atas infonya buat …Sang Penulis…
    Smoga kesuksesan & keberhasilan slalu ada padamu..
    ……………….. …………..Smangat…………………..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


About Me

Seorang Istri , Seorang Ibu. owner www.TokobajuMuslimah.com

Pusat Busana Muslimah


%d bloggers like this: